Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung

0
106

KANALLAMPUNG.COM — Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung sepanjang 189.2 Km, di depan Gerbang Tol Simpang Pematang KM 239, Desa Mulya Agung, Kec. Simpang Pematang, Mesuji, Jumat sore, 15 November 2019.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine, dilanjutkan penandatanganan prasasti Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung oleh Presiden Jokowi.

Jalan tol ini tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia, yaitu sepanjang 189,2 Km.

“Saya mendapatkan informasi bahwa dari Lampung ke Palembang sebelumnya mencapai waktu 8-10 jam, dan dengan adanya jalan tol ini menjadi 3 jam. Inilah yang dinamakan kecepatan dan efisiensi waktu. Dan dengan tersambungnya Terbanggi Besar-Kayu Agung, kita harapkan dapat tersambung lagi dari Kayu Agung-Palembang dan Palembang-Betung,” kata Presiden Jokowi.

Menurut Jokowi, jalan tol ini akan menciptakan titik titik pertumbuhan ekonomi baru, menciptakan jaringan logistik yang lebih baik, memberikan fasilitas kepada sentra produksi yang ada seperti sawit, karet, ikan, dan lainnya.

“Kemudian menciptakan lapangan kerja dalam pengerjaan jalan tol, membangun peradaban bangsa, dan paling utama adalah terkait keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,”katanya.

Peresmian jalan tol ini merupakan yang kedua dilakukan Presiden. Sebelumnya, Presiden Jokowi meresmikan jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar.

Ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung itu  terbagi menjadi dua seksi. Seksi I Terbanggi Besar-Pematang Panggang dengan panjang 112 km, sedangkan Seksi II Pematang Panggang-Kayu Agung mencapai 77 km.

Dengan adanya peresmian ini, maka Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Lampung ruas Bakauheni-Pematang Panggang sepanjang 252 Km telah selesai sepenuhnya.

Pembangunan Jalan Tol ini, menurut Gubernur Arinal, sangat berarti untuk meningkatkan kelancaran transportasi dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa dan sebaliknya guna menjamin sistem logistik nasional, menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan mengoptimalkan pengembangan sektor Pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera, serta meningkatkan konektivitas antar wilayah.

“Jalan Tol Trans Sumatera ini akan mendukung berbagai sektor di Provinsi Lampung, termasuk rencana pengembangan Kawasan Bakauheni menjadi Kawasan Pariwisata Terpadu dengan bekerjasama dengan ASDP, Hutama Karya, dan ITDC,” ujarnya.

Loading...

TIDAK ADA KOMENTAR