Pencuri Gasak Emas Warga Palapa Bandarlampung

0
25
Lilis, warga Kelurahan Palapa Bandarlampung yang menjadi korban pencurian, Rabu (26/2/2020).

KANALLAMPUNG.COM — Komplotan pencuri beraksi di rumah Lilis (61) di Jalan Cut Nyak Dien Gang Surya No. 15, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Rabu (26/2/2020) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kawanan pencuri yang berjumlah empat orang dan mengaku sebagai petugas Perusahaan Daerah Air Minum Mineral (PDAM) Way Rilau, Bandarlampung, berhasil menggasak perhiasan emas seberat 40 gram serta uang tunai Rp 3 juta.

“Ada empat orang malingnya, dan kejadiannya itu sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka (pelaku), mengambil emas seberat 40 gram serta uang tunai Rp 3 juta. Padahal uang itu mau untuk biaya saya berobat dan rontgen, karena kaki saya lagi sakit akibat jatuh di kamar mandi, ”kata Lilis kepada awak media saat ditemui di kediamannya.

Lilis menceritakan, sebelum kejadian pencurian, awalnya dua orang pelaku datang kerumahnya dan mengaku sebagai petugas PDAM Way Rilau dengan alasan hendak memeriksa meteran air.

Satu orang pelaku mengajak mengobrol Lilis di halaman depan rumah terkait pemasangan pipa dan meteran air. Tanpa disadari oleh Lilis, seorang pelaku lainnya masuk ke  rumahnya.

“Pelaku ini mengaku sebagai petugas PDAM. Jadi saya diajak ngobrol sama satu pelaku sambil periksa meteran air, rupaya saat saya diajak ngobrol itu dimanfaat sama pelaku yang satunya masuk ke dalam rumah,”ungkapnya.

Lilis mengaku baru menyadari kedua pelaku tersebut ternyata telah merencanakan aksi pencurian di rumahnya, setelah anaknya mendengar ada suara buka pintu dan langsung berteriak dan teriakan itu membuat pelaku langsung buru-buru keluar rumah.

“Karena curiga, anak saya langsung teriak dan nggak lama dari itu satu orang keluar dari dalam rumah dan dia (pelaku) ini lewat didepan saya. Spontan saja saya langsung teriak ‘garong!’, ” katanya.

Kedua pelaku tersebut langsung kabur menuju ke jalan besar dan keduanya dijemput oleh dua orang pelaku lain mengendarai sepeda motor masing-masing.

“Jadi kejadiannya seperti itu. Dua orang pelaku masuk ke rumah dan satu orang pelaku mengajak saya ngobrol. Lalu dua pelaku lainnya yang mengendarai motor, sudah siap menunggu dijalan untuk siap-siap kabur,” katanya.

Lilis berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap komplotan pelaku pencurian tersebut, selain itu juga agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

TIDAK ADA KOMENTAR