Ini yang Dilakukan PLN Lampung untuk Pastikan Listrik Aman pada Natal dan Tahun Baru

0
105

KANALLAMPUNG.COM — Menyambut perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menyiagakan 89 posko mulai tanggal 18 Desember hingga 7 Januari 2020.

“Kami siapkan juga petugas sebanyak 1.089 orang agar perayaan Natal umat Nasrani berjalan baik serta perayaan Tahun Baru 2020 juga lancar,” jelas General Manager (GM) PLN UID Lampung, Pandapotan Manurung, kepada awak media pada gelaran Konferensi Pers Kesiapan Pasokan Listrik dan Personil Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020″, Jumat 13 Desember 2019 di Rumah Makan Kayu, Bandarlampung.

Dia Juga menjelaskan guna mengantisipasi gangguan pada jaringan serta menjaga agar jaringan baik, pihaknya juga sejak dua bulan terakhir melakukan pemeliharaan jaringan distribusi.

“Mungkin sampai sekarang kalau siang sering padam 2-3 jam itu untuk mempersiapkan keandalan jaringan kami,” katanya.

Upaya-upaya PLN UID Lampung agar jaringan dan distribusi tidak terganggu, kata Pandapotan Manurung, pihaknya melakukan penebangan pohon, memasang peralatan-peralatan tambahan di jaringan distribusi seperti cover isolator, pembungkus kabel jika ada pohon-pohon tidak bisa ditebang dan mobil-mobil gangguan kita itu disebar dan semua sudah dilengkapi dengan GPS Tracking.

“Di kantor UID Lampung (Rajabasa) itu kami punya peta. Nanti mobil-mobil itu tahu kemana perginya. Namanya Lampung Command Center. Ini yang mengatur pengendalian petugas-petugas gangguan yang ada di 89 posko dan 1.089 petugas. Dan yang penting saya informasikan pejabat-pejabat operasional kami pun siap  tidak ada yang libur dan cuti,” ungkapnya.

Menurut Pandapotan, mulai tanggal 24 hingga 31 Desember 2019 PLN akan siaga di tempat-tempat tertentu misalnya di gereja dan bentuk kesiagaan itu adalah menyiapkan genset mobile ada sebanyak 10 unit.

Gardu bergerak sebanyak 20 unit di setiap Unit Layanan Pelanggan (ULP), ada unit kabel bergerak dan peralatan PDKB/dalam keadaan bertegangan dua unit dan itu petugas bisa menyentuh langsung agar tidak perlu padam ketika segera diganti peralatannya.

“Pada tanggal tersebut kami akan siaga di gereja, kantor-kantor keamanan, polisi dan pemerintahan. Mungkin 31 malam akan ada acara-acara khusus dari pemerintah dan di alun-alun akan kita siagakan juga,” katanya.

GM UID PLN Lampung Pandapotan Manurung memprediksi beban puncak pada malam Natal dan Tahun Baru sebesar 930 MW sedangkan kemampuan pembangkit 975 MW ditambah 400 MW menjadi sekitar 1300 MW.

“Ada kelebihan 30 persen dan kalau tidak ada hal-hal yang sangat force majeure itu harusnya cukup. Dan untuk tempat-tempat tertentu nanti kalaupun jika terjadi sesuatu genset mobile kita kerahkan dan kita maksimalkan,” jelasnya.

Loading...

TIDAK ADA KOMENTAR