Hujan Beberapa Jam, Kota Bandarlampung Dilanda Banjir

0
36
Banjir di Jalan Kartini Bandarlampung, Sabtu malam (28/12/2019).

KANALLAMPUNG.COM — Hujan bebeberapa jam yang mengguyur Kota Bandarlampung pada Sabtu malam (28/12/2019) mengakibatkan sejumlah wilayah di Bandarlampung banjir. Banjir hampir merata melanda sejumlah wilayah: Jl. Kartini, Sukarame, Labuhan Ratu, Kedamaian, Kupangteba, Telukbetung, dan sejumlah wilayah lain.

Banjir di jalan protokol (Jl. Kartini) di depan Cental Plaza hingga depan Hotel Horison menyebabkan arus lalu lintas tersendak. Para pengendara mobil dan sepeda motor banyak yang terjebak macet di ruas jalan ini.

Entah karena sudah terbiasa atau bosan mengeluh, banyak warga Bandarlampung menanggapi dengan santai banjir yang rajin datang tiap musim hujan ini. Namun, dari sejumlah status dan unggahan foto banjir di media sosial, terlihat nada kegeraman warga terhadap Pemkot Bandarlampung yang lebih sibuk membangun jalan layang (flyover) dan mengabaikan membereskan siring di sisi kanan kiri jalan utama.

Ahli tata kota dari UBL, Ilham Malik, mengatakan banjir di Bandarlampung disebabkan belum adanya sistem drainase perkotaan.

“Menanganinya jangan sporadis. (Harus) Diawali dengan riset awal tentang hidrologi sampai ke level detail enginering design (DED),” kata Ilham.

Menurut Ilham Malik, penanganan banjir di Bandarlampung tidak bisa dilakukan aksi-reaksi. Artinya, ketika ada banjir baru bereaksi menanganinya.

“Penanganan banjir harus tersistem dengan baik,” katanya.

Keluhan juga diungkapkan Muhammad Shobir, warga Kelurahan Waydadi, Sukarame, Bandarlampung.

“Alhamdulillah tadi malam Bandar Lampung diguyur hujan deras. Musim hujan ya musim banjir. Air mengalir dari bagian atas ke bawah. Daerah Way Dadi dataran rendah yang setiap musim hujan pasti banjir. Sekaràng lebih diperparah dengan jalan dua jalur Korpri dirigid beton, sementara drainase tidak ada. Fakta di lapangan menunjukkan secara umum pembangunan jalan tidak diiringi dengan pembangunan drainase yang memadai. Akibatnya ketika musim hujan air menggenangi permukiman warga,” katanya, melalui akun Facebook.

Loading...

TIDAK ADA KOMENTAR