Dokter Spesialis Mogok Kerja, RSUR Stop Layani Pasien

0
RSUD Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara. Foto: Teraslampung.com
RSUD Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara. Foto: Teraslampung.com

KANALLAMPUNG.COM — Rumah Sakit Umum H.M.Ryacudu, Kotabumi, Lampung Utara terpaksa menolak pasien yang memerlukan pertolongan para dokter spesialis. Kebijakan ini terpaksa diambil lantaran para dokter spesialis masih tetap mogok kerja hingga Selasa (14/1/2020).


Kabar yang merugikan masyarakat ini langsung direspon oleh Ketua DPRD Lampung Utara, Romli. Politisi asal Partai Demokrat ini melakukan inspeksi mendadak di RSUR Kotabumi pada pagi ini.

“Hasil sidak kali ini ternyata para dokter spesialis menolak untuk melayani pasien sehingga para pasien hanya dilayani oleh dokter umum,” kata Ketua DPRD, Romli usai sidak.

Kondisi ini sepatutnya tidak boleh terjadi karena hal ini sangat merugikan masyarakat luas. Masyarakat yang ingin berobat terpaksa mendapat pelayanan seadanya dan harus memilih berobat ke RS lain jika ingin mendapatkan pelayanan intensif.

“Ini soal kepentingan orang banyak. Mestinya mereka tidak seperti itu,” tegas dia.

Pihaknya berjanji akan sesegera mungkin menindaklanjuti kondisi tersebut supaya tidak berlarut – larut. Dengan demikian, pelayanan terhadap pasien akan kembali berjalan normal seperti biasanya.

“Sekali lagi, saya mohon kebesaran hati para dokter spesialis untuk tetap melayani pasien sembari kami bersama eksekutif mencari solusi terkait tuntutan mereka,” ‎pinta Romli.

‎Di sisi lain, Pelaksana Tugas Direktur RSUR Kotabumi, Syah Indra Husada Lubis mengaku terpaksa mengambil kebijakan ini karena para koleganya masih tetap mogok kerja. Mereka masih bersikeras menuntut pelunasan uang tunjangan bulanan mereka tahun 2018 dan 2019.

“Pelayanan terhadap anak dan kandungan masih berjalan. Selain itu tidak melayani dan sudah kami beritahukan kepada pasien,” jelas dia.

Manajemen RSUR Kotabumi dan Pemkab Lampung Utara terus mengupayakan solusi terbaik agar pelayanan terhadap pasien dapat kembali normal. ‎Lantaran masih belum ada kesimpulan seputar persoalan ini, ia mengaku tidak dapat memastikan kapan para koleganya akan kembali menjalan tugas seperti biasanya.

“Pak Pj Sekda sudah berikan penjelasan, tapi memang masih belum ada dialog dengan mereka terkait tuntutan tersebut,” akuinya.

Sebelumnya, ‎Senin (13/1/2020), seluruh dokter spesialis di Rumah Sakit Umum H.M.Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara ‎melakukan aksi mogok kerja mulai . Aksi mogok kerja ini merupakan puncak kekesalan mereka karena nyaris tiap tahun uang tunjangan mereka selalu hangus beberapa bulan.

Mayat Warga Cilacap Ditemukan Warga di Tepi Pantai Waylunik Panjang

0

KANALLAMPUNG.COM — Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laku ditemukan warga di tepi Pantai Waylunik, Panjang, Bandarlampung, Kamis pagi (9/1/2020) pukul 04.30 WIB. Lokasi penemuan mayat dalam posisi tengkurap itu berada di belakang gudang kontainer di  Jl. Yos Sudarso, Waylunik, Panjang, Bandarlampung.

Mayat itu pertama kali ditemukan seorang pemulung bernama Namin (50) yang sedang mencari barang bekas rongsokan di pinggir pantai‎.

Warga Jalan Yos Sudarso RT 04 Kelurahan Waylunik itu kemudian melaporkannya kepada ketua RT 04 dan lurah Waylunik serta Polsek Panjang. Selanjutnya Ketua RT 04 melaporkannya ke Lurah Waylunik.

“Kami langsung datang ke lokasi dan memindahkan mayat ke lokasi yang lebih aman dari jangkauan ombak,” kata Lurah Waylunik, Dodi.

Kapolsek Panjang AKP Adit Priyanto mengatakan, berdasarkan pemeriksaan pria malang itu bernama Rajab Arbani,  usia 40 tahun, pekerjaan buruh, beralat di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Alamat jelasnya tidak ada, hanya tertulis Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

‘”Mayatnya langsung dibawa ke RSUAM untuk di otopsi,” kata AKP Adit.

Menurut AKP Adit,  ciri-ciri mayat itu antara lain berjenie kelamin laki-laki, perawakan agak gemuk, tinggi badan 155 cm, berusia 35-40 tahun, memakai jins warna biru, berbaju batik warna biru.

Eks Wartawan Lampost Banyak Merintis Media Online di Lampung

0
Inilampung.com salah satu media online "senior" di Lampung.

KANALLAMPUNG.COM — Jumlah media online di Lampung hingga Januar 2020 diyakini lebih dari 200. Media online itu tidak hanya terpusat di Kota Bandar Lampung, tetapi juga ada di semua kabupaten/kota di Lampung.

Di antara ratusan media online itu ada yang digarap dengan serius, tapi banyak juga yang digarap sekadarnya. Isinya hanya berita rilis dari pemda, karena niat awalnya memang sekadar untuk mendapatkan uang kerja sama dengan Pemda.

Berdasarkan awal mula terbit, media online inilampung.com bisa dicatat sebagai media online “senior” di Lampung. Media ini sudah terbit sekitar 10 tahun lalu. Media ini adalah milik Ali Imron, mantan wartawan Lampung Post.

Sebelumnya memang ada media online pertama di Lampung, yaitu lampungonline.com yang dikelola mantan Redpel Lampung Post, Syamsul B. Nasution dan digawangi para mantan wartawan surat kabar Lampung Post dan surat kabar Trans Sumatera. Namun, media ini kemudian nonaktif. Yang muncul kemudian media dengan nama hampir sama dengan pengelola orang lain.

Berdasarkan penelusuran Kanallampung.com,  banyak media online yang eksis hingga saat ini dan diperhitungkan publik dikelola oleh para mantan wartawan media cetak. Karena mantan wartawan cetak dan selama ini dikenal serius menjadi wartawan, ketika mengelola media online mereka juga terlihat serius. Hal itu dibuktikan dengan eksistensi media mereka, dengan peringkat Alexa yang lumayan bagus, dan medianya masuk kategori pers.

Mantan wartawan Lampung Post adalah terbanyak memiliki dan mengelola media online yang reputasinya diperhitungkan di Lampung. Antara lain: Ali Imron (inilampung.com), Yusuf Yazid (harianlampung.com), Oyos Saroso HN (teraslampung.com), Adian Saputra (jejamo.com), Amirudin Sormin (lampungpro.co), Syamsul B. Nasution (lampungtelevisi.com), Supriyadi Alfian (harianmomentum.com), Juniardi (Sinarlampung.com), dan Iyar Jarkasih (lampung77.com).

Ada juga media online yang dimiliki dan dikelola oleh mantan wartawan Tribun Lampung dan Radar Lampung. Antara lain adalah duajurai.co yang dikelola Juwendra Asdiansyah (mantan wartawan Tribun Lampung) dan editoronline.com yang dikelola Suprapto (mantan wartawan Radar Lampung dan kini anggota DPRD Lampung).

 

Curi 21 Kompoter, ASN di Lampung Selatan Ditangkap Polisi

0

KANALLAMPUNG.COM — Petugas Unit Reskrim Polsek Palas dan Tim Tekab 308 Polres Lampung Selatan, menangkap JA (48), aparatur sipil negara (ASN) pencuri 21 komputer di ruang laboratorium komputer SMPN 1 Palas, Jumat malam (3/1/2020).

Warga Dusun II, Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan itu ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Dusun Karang Jaya, Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Jumat malam (3/1/2020) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Eddie Purnomo melalui Kapolsek Palas, Iptu M Sari Akip kepada teraslampung.com, Sabtu (4/1/2020), mengatakan selain menangkap pelaku polisi juga menyita sejumlah barang bukti.

“Antara lain 21 unit PC Lenovo A10 V530, 5 APC Smart-UPS Online V (SRV1KL), 1 unit printer merk Cannon Pixma G3010, 1 unit server Lenovo Think System ST50 dan 1 unit kendaraan roda empat jenis Pick-Up Merk Suzuki New Carry warna hitam plat nomor BE 8120 YY,” katanya.

Akibat ulah pelaku, pihak sekolah mengalami kerugian senilai Rp 200 juta.

“Saat ini pelaku dan barang bukti yang disita, diamankan di Mapolres Lampung Selatan guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.,”ungkapnya.

Iptu M Sari Akip mengatakan, pelaku membobol ruang Laboratorium komputer SMP N 1 Palas, dengan cara merusak tiga buah kunci gembok. Aksi pencurian itu, dilakukan pelaku pada Selasa (31/12/2019) dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.

Setelah berhasil masuk, kata Iptu M Sari Akip, pelaku menggasak 21 unit komputer dekstop merk Lenovo, 1 unit printer, 5 unit UPS dan 1 unit resiver. Pelaku membawa barang-barang hasil curian tersebut, memggunakan kendaraan miliknya yakni mobil pikp Merk Suzuki New Carry warna hitam dengan nomor seri polisi BE-8120-YY.

“Barang-barang hasil curian itu dibawa pelaku ke wilayah Sragi. Pelaku menitipkanya di rumah rekannya bernama Agus. Agus kini melarikan diri,”terangnya.

Cegah Bencana Banjir, BPPT Terapkan Teknologi Modifikasi Cuaca

0
Petugas mengevakuasi warga saat terjadi banjir di kawasan Kemang, Jakarta, Kamis Pagi, 2 Januari 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis
Petugas mengevakuasi warga saat terjadi banjir di kawasan Kemang, Jakarta, Kamis Pagi, 2 Januari 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

KANALLAMPUNG.COM — Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) bekerja sama dengan BNPB dengan dukungan prediksi cuaca BMKG lakukan kick-off Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca untuk mengatasi kejadian bencana banjir di wilayah Jabodebek yang terjadi sejak tanggal 1 Januari 2020 lalu, di Jakarta (3/01/2020).

Hujan yang terus mengguyur wilayah Jabodetabek sejak malam pergantian tahun, membuat Jakarta dan kota penyangga di sekitarnya dilanda banjir. Bencana ini pun mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, Presiden Joko Widodo pun meminta agar persoalan ini segera diatasi dan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Sebagai solusi, BPPT siap melakukan reduksi curah hujan yang tinggi di wilayah Jabodetabek agar banjir yang merendam sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya bisa segera diatasi.

Reduksi curah hujan ini dilakukan oleh tim dari Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT untuk mengurangi volume air hujan di wilayah Jabodetabek beserta BNPB, BMKG serta TNI AU, operasi ini mulai dilaksanakan Jumat pagi (3/1/2020).

Menteri Riset dan Teknologi / Kepala BRIN Bambang PS Brojonegoro mengatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai resiko bencana tinggi, karenanya harus menyiapkan diri dalam menghadapi bencana – bencana tersebut.

TMC adalah salah satu kontribusi dalam memanfaatkan teknologi untuk membantu mengurangi dampak dari bencana yang mungkin terjadi. Melalui modifikasi ini pergerakan awan yang akan menuju daerah-daerah yang berpotensial turun hujan bisa di redam agar tidak menimbulkan hujan didaerahatau spot tersebut, ujar Bambang.

Diharapkannya dengan TMC ini bencana banjir dapat diantisiapsi dengan baik dan dapat membantu seluruh masyarakat Indonesia berhadapan dengan isu bencana baik dari mitigasinya, pencegahannya maupun sampai pada upaya untuk mengatasi bencana itu sendiri.

Sementara, Kepala BPPT Hammam Riza menyampaikan, curah hujan yang tinggi menjadi salah satu faktor utama pemicu bencana banjir di DKI Jakarta, sehingga faktor ini harus turut diperhatikan dalam penanganan masalah banjir.

Operasi TMC kata Hammam, merupakan solusi teknologi, sebagai upaya meminimalisir dampak bencana banjir di Jabodetabek, yakni dengan melakukan redistribusi curah hujan, sehingga intensitas hujan yang turun di wilayah Jabodetabek akan berkurang.

Upaya tersebut dilakukan dengan menjatuhkan hujan di daerah-daerah yang aman seperti di Selat Sunda dan Laut Jawa. Selain itu, TMC juga untuk penanggulangan bencana banjir Jabodetabek 2020 juga dengan memerhatikan pertumbuhan awan. Hal ini menjadi faktor penting yang harus terus dipantau secara kontinu, jelasnya.

TMC juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kebutuhan, dukungan armada berupa pesawat sangat diperlukan terutama untuk dapat melakukan kegiatan TMC secara paralel di beberapa wilayah rawan karhutla serta untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan hasil produksi pertanian, ujarnya.

Sebanyak 3.555 Mahasiswa Unila Turun ke 470 Desa di Lampung

0

KANALLAMPUNG.COM — Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (BP KKN) Universitas Lampung (Unila),  Rektor Unila, dan Asisten Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung melepas 3.555 mahasiswa KKN Periode I tahun 2020 kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, di Gedung Serba Guna Unila, Senin (30/12).

Mengusung tema “Penerapan IPTEK Melalui Kegiatan KKN Untuk Akselerasi Program Pembangunan dan Masyarakat Sinergisitas Perguruan Tinggi dengan Pemerintah”, para mahasiswa KKN Unila ini diharapkan bisa membantu desa dalam penerapan iptek. Utamanya terkait dengan beberapa program yang digerakkkan dengan dana desa.

“Mereka akan berada di desa selama 40 hari,” kata Kepala BPKKN Unila, Sri Waluyo.

Sri Waluyo menjelaskan, 3.555 mahasiswa KKN periode I Unila tersebut berasal dari 8 fakultas. Perinciannya:  432 mahasiswa FISIP, 778 mahasiswa FKIP, 382 mahasiswa dari Fakultas Hukum, 798 dari Fakultas Pertanian, 248 dari Fakultas Teknik, FMIPA sebanyak 213 mahasiswa, Fakultas Ekomomi dan Bisnis 552 mahasiswa, dan Fakultas Kedokteran 109 orang.

“Mereka akan terjun ke desa- 470 desa di  6 kabupaten di Lampung. Diharapkan mereka bisa menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus ke desa-desa,” kata Sri Waluyo.

Asisten Bidang Administrasi Umum Chandri saat mewakili Gubernur melepas 3.555 orang Mahasiswa KKN di Gedung Serba Guna Universitas Lampung, Senin (30/12/2019).

Menurut Chandri, Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik kegiatan KKN yang dilaksanakan oleh Universitas Lampung.

“Diharapkan beberapa desa di wilayah Provinsi Lampung yang masih memerlukan sentuhan-sentuhan teknologi dan pendampingan keilmuan dari berbagai disiplin ilmu dapat lebih melek Iptek melalui KKN,” ujar Chandri.

Dengan demikian, lanjut Chandri, pada gilirannya masyarakat memiliki bekal untuk bangkit dan bergerak untuk membangun desanya menjadi lebih maju dan sejahtera.

Chandri mengatakan di era digital saat ini kunci akselerasi pembangunan ada di pundak generasi muda yang lebih menguasai dunia digital/internet, juga memiliki kreativitas dan inovasi yang sangat dibutuhkan dalam era Revolusi Industri 4.0 saat ini.

Hujan Beberapa Jam, Kota Bandarlampung Dilanda Banjir

0
Banjir di Jalan Kartini Bandarlampung, Sabtu malam (28/12/2019).

KANALLAMPUNG.COM — Hujan bebeberapa jam yang mengguyur Kota Bandarlampung pada Sabtu malam (28/12/2019) mengakibatkan sejumlah wilayah di Bandarlampung banjir. Banjir hampir merata melanda sejumlah wilayah: Jl. Kartini, Sukarame, Labuhan Ratu, Kedamaian, Kupangteba, Telukbetung, dan sejumlah wilayah lain.

Banjir di jalan protokol (Jl. Kartini) di depan Cental Plaza hingga depan Hotel Horison menyebabkan arus lalu lintas tersendak. Para pengendara mobil dan sepeda motor banyak yang terjebak macet di ruas jalan ini.

Entah karena sudah terbiasa atau bosan mengeluh, banyak warga Bandarlampung menanggapi dengan santai banjir yang rajin datang tiap musim hujan ini. Namun, dari sejumlah status dan unggahan foto banjir di media sosial, terlihat nada kegeraman warga terhadap Pemkot Bandarlampung yang lebih sibuk membangun jalan layang (flyover) dan mengabaikan membereskan siring di sisi kanan kiri jalan utama.

Ahli tata kota dari UBL, Ilham Malik, mengatakan banjir di Bandarlampung disebabkan belum adanya sistem drainase perkotaan.

“Menanganinya jangan sporadis. (Harus) Diawali dengan riset awal tentang hidrologi sampai ke level detail enginering design (DED),” kata Ilham.

Menurut Ilham Malik, penanganan banjir di Bandarlampung tidak bisa dilakukan aksi-reaksi. Artinya, ketika ada banjir baru bereaksi menanganinya.

“Penanganan banjir harus tersistem dengan baik,” katanya.

Keluhan juga diungkapkan Muhammad Shobir, warga Kelurahan Waydadi, Sukarame, Bandarlampung.

“Alhamdulillah tadi malam Bandar Lampung diguyur hujan deras. Musim hujan ya musim banjir. Air mengalir dari bagian atas ke bawah. Daerah Way Dadi dataran rendah yang setiap musim hujan pasti banjir. Sekaràng lebih diperparah dengan jalan dua jalur Korpri dirigid beton, sementara drainase tidak ada. Fakta di lapangan menunjukkan secara umum pembangunan jalan tidak diiringi dengan pembangunan drainase yang memadai. Akibatnya ketika musim hujan air menggenangi permukiman warga,” katanya, melalui akun Facebook.

Gubernur Lampung Hadiri Open House Natal di Korem Gatam

0

KANALLAMPUNG.COM — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri perayaan Natal di Makorem 043/Garuda Hitam, Rabu (25/12/2019). Suasana damai dan penuh suka cita tergambar dari perayaan Natal tersebut terutama dinyanyikannya tembang-tembang Natal pilihan.

Terlihat antusias warga masyarakat yang terus berdatangan, baik pejabat daerah, rekan-rekan TNI/Polri dan masyarakat dari berbagai lintas agama.

Danrem 043/Garuda Hitam Kolonel Inf. Taufiq Hanafi tampak menyambut para tamu yang datang.

Gubernur Arinal mengucapkan selamat hari Natal bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya di Provinsi Lampung yang merayakannya.

“Selamat Hari Natal bagi yang merayakan, ini sebagai momen kita untuk saling berbagi antar keluarga, teman, saudara dan rekan lainnya. Semoga kita semua diberikan kedamaian, perlindungan dan semoga kita selalu disatukan dalam bingkai NKRI,” ujar Gubernur Arinal.

Dalam perayaan hari besar Natal ini juga, Arinal mengatakan bahwa dipastikan dalam kondisi yang kondusif dan aman.

“Masyarakat dipastikan bisa merayakan natal dengan suka cita dan beribadah dengan kusyuk,” katanya.

Kecelakaan Maut di Pagar Alam, 27 Penumpang Bus Sriwijaya Tewas

0
Proses evakuasi korban kecelakaan maut di Pagar Alam, Sumsel. Foto: Basarnas Pagar Alam/Antara

KANALLAMPUNG.COM — Kecelakaan maut dialami bus Sriwijaya jurusan Bengkulu-Palembang di wilayah Liku Lematang, Desa Perahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, Senin tengah malam pukul 23.15 WIB. Bus yang menabrak beton di pinggir jalan itu kemudian masuk ke sungai sehingga menewaskan 27 orang.

Dari 27 korban tewas, 25 di antaranya sudah bisa diientifikasi, sedangkan 2 lainnya masih dalam proses identifikasi.

Sebelumnya, aparat kepolisian setempat merilis jumlah korban tewas dalam kecelakaan maut itu 24 orang.

Badan SAR Nasional Pagar Alam melansir, sejauh ini sebanyak 13 orang dinyatakan selamat. Mereka kemudian dibawa ke RS Basemah Pagar Alam untuk mendapatkan perawaran.

Kapolres Pagar Alam AKBP Dolly Gumara mengatakan, selain bus langsung masuk ke sungai, banyaknya korban tewas disebabkan pada saat kejadian sebagian besar penumpang bus sedang tidur.

Menurutnya, hingga saat ini Tim SAR gabungan dari Rescue Pos SAR Pagar Alam, Polres Pagar Alam, Satpol PP Kota Pagar Alam, BPBD Kota Pagar Alam, dan Tagana Kota Pagar Alam, masih melakukan pencarian korban lainnya.

Kemungkinan besar, Dolly mengatakan, korban bertambah karena tim akan terus menyisir beberapa lokasi. Terkait jumlah penumpang, polisi masih mendalami mengingat yang terdata di PO Sriwijaya hanya 27 orang.

“Kemungkinan ada yang naik di perjalanan, ada yang bilang 50 orang, ada yang bilang 37 orang. Ini kami dalami terus,” kata dia.

Kasubsi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palembang Benteng Telau mengatakan, 27 korban di antaranya 16 laki-laki dan 11 perempuan. Semuanya masih berada di RSUD Basemah Pagar Alam.

“Tim sudah mengidentifikasi 25 jenazah, dua lainnya belum terungkap. Jumlah korban tewas sementara ada 27 orang dan luka 13 orang, total 40 orang,” ungkap Benteng, Selasa (24/12).

Dia menjelaskan, mayoritas korban ditemukan di dalam bus. Namun tidak sedikit juga sudah keluar badan bus sehingga ditemukan di sungai akibat terseret arus.

Berikut identitas korban tewas menurut Basarnas Pagar Alam:

1. Feri,(sopir) warga Kecamatan Batu Samban, Bengkulu
2. Sonia, warga Muara Enim
3. Kelvin Andeka, warga Kepahyang, Bengkulu
4. Okti, Karusian warga Bengkulu
5. Fadhil (10 tahun), warga Bengkulu Tengah
6. Rahmad Hidayat, warga Kecamatan Ulu Musi Empat Lawang
7. Farel, warga Kepahyang Bengkulu
8. Feri Eprizal, warga Sako Kenten Palembang
9. Nanik, warga Ulu Musi Empat Lawang
10. Ulul, warga Prajen Banyuasin
11. Yasiroh, warga Bengkulu
12. Ayu Intan, warga Muko-muko, Bengkulu
13. Melia Sapira, warga Palembang
14. Efran Fadhil Akbar, warga Kepahiyang, Bengkulu
15. M Akbar, warga Bengkulu
16. Metrian Andeka, warga Kepahiyang, Bengkulu
17. Ali Jaya warga Bengkulu
18. Ilyas warga Demang Lebar Daun, Palembang
19. Jimmi Yuda Sanja, warga Empat Lawang
20. Warsono, warga Banyuasin, Sumsel
21. Imron warga Kelurahan Pasar Bintuan, Bengkulu Selatan
22. Riski Saputra warga Muara Enim
23. Rosita (50)
24. Dwi Sunarto
25. Rayhan Gani (3), warga Ulu Musi Empat Lawang

Teraslampung.com

Jelang Operasi Lilin Krakatau 2019, Kapolresta Bandarlampung Cek Kondisi Kendaraan Dinas

0

KANALLAMPUNG.COM — Menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Krakatau 2019, Kepolisian Resor Kota Bandarlampung menggelar apel pengecekan kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana di halaman Mapolresta Bandarlampung, Sabtu pagi (21/12/19).

Apel pengecekan dipimpin langsung Kapolresta Bandarlampung AKBP Yan Budi Jaya, S.Ik, M.M., didampingi oleh Waka Polresta Bandar Lampung AKBP Yudy Chandra Erlianto, S.Ik, M.H, Para Pejabat Utama Polresta Bandar Lampung, Para Kapolsek Jajaran Polresta Bandar Lampung serta ratusan kendaraan bermotor (ranmor) dinas roda dua, roda empat maupun roda enam.

Kapolresta Bandar Lampung AKBP Yan Budi Jaya, S.Ik, M.M., dalam arahannya menyampaikan bahwa pengecekan ini dilakukan guna mengetahui kondisi kendaraan dinas yang nantinya akan digunakan sebagai penunjang operasional dalam pengamanan Natal 2019 dan perayaan Tahun Baru 2020.

“Ini merupakan bentuk kesiapan Polresta Bandar Lampung dalam memberikan pengamanan Natal 2019 dan perayaan Tahun Baru 2020, Baik kesiapan personel pengamanan maupun kendaraan dinas” imbuh AKBP Yan Budi.

“Semua kendaraan dinas baik roda empat, roda dua dan roda enam dalam keadaan baik dan siap dipergunakan untuk operasional pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020” ucap AKBP Yan Budi.

Operasi Lilin Krakatau 2019 akan berlangsung selama 10 hari terhitung mulai tanggal 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.

العربية简体中文EnglishBahasa Indonesia

Powered by keepvid themefull earn money